Pengertian, Prinsip, Jenis, Karakteristik dan 3 Contohnya
Dengan mempelajari kerajinan berbasis media campuran ini
diharapkan dapat meningkatkan kreativitas dan keterampilan, agar produk
kerajinan bahan alam atau buatan yang ada dapat diolah sedemikian rupa menjadi
karya yang lebih inovatif dan unik. Sebagai langkah awal dapat dilakukan
penggalian informasi dari berbagai sumber/referensi mengenai produk kerajinan
yang menggunakan media campuran sebagai bahan utamanya.
Kerajinan berbasis media campuran banyak dilakukan oleh pengrajin.
Tahukah kamu apa maksud dari pembuatan kerajinan yang dibuat dengan strategi
perubahan seperti menggunakan bahan berbasis media campuran? Berikut beberapa alasan yang
dikemukakan adalah:
- adanya kekurangan bahan baku atau memanfaatkan bahan baku
yang tidak banyak jumlahnya.
- menghindari bentuk yang monoton.
- meningkatkan estetika pada tampilan produk.
- lebih terlihat modern karena dapat disukai oleh semua
kalangan.
Sebagai pembuat karya selain diperlukan keterampilan dan
kreativitas juga diperlukan pengembangan karakter lainnya seperti; kemauan
keras, berani mencoba, tidak pantang menyerah, ulet, berani ambil resiko, dan
bertanggung jawab. Kembangkanlah kreativitas dan keterampilan dalam
berkarya, agar dihasilkan produk kerajinan yang inovatif dan disukai banyak
orang. Dengan demikian citra bangsa Indonesia sebagai bangsa yang kreatif,
trampil, dan bertradisi dapat dilestarikan dengan sebaik-baiknya.
Pengertian Kerajinan Berbasis
Media Campuran
Yang dimaksud dengan kerajinan berbasis media campuran adalah
jenis kerajinan yang menggunakan bahan utama tertentu yang dipadukan sedemikian
rupa dengan bahan tambahan agar lebih menarik namun tetap fungsional sesuai
fungsi asli kerajinan tersebut.
Selain agar lebih menarik, alasan lain pembuatan kerajinan
berbasis media campuran ini adalah untuk menghemat bahan baku utama, menjadikan
karya lebih modern, menjauhkan dari kesan monoton dan lain sebagainya.
Prinsip Kerajinan Berbasis
Media Campuran
Dalam pembuatan produk kerajinan dengan menggunakan satu jenis bahan terkadang
banyak menemui kendala. Kendala yang biasa didapat seperti terbatasnya bahan
baku, bentuk produk yang monoton, dan kurang terlihat modern. Meskipun tidak
dapat dipungkiri bahwa produk kerajinan sejenis ini yang biasa disebut orang
bentuk klasik banyak juga peminatnya, namun sebagai pengrajin perlu juga
meningkatkan inspirasinya untuk melakukan perubahan perubahan bentuk pada
produk kerajinan. Salah satunya adalah dengan menggunakan media campuran.
Dalam melakukan perubahan strategi pada kerajinan berbasis media campuran perlu
kiranya kita memahami prinsip kerajinan berbasis media campuran itu seperti
apa. Adapun prinsip perubahan strateginya adalah sebagai berikut :
- Merupakan penggabungan dari berbagai bahan yang tidak
memiliki reaksi kimia tertentu ketika dilakukan penggabungan, misalnya
bahan yang digunakan dapat membuat bahan lainnya terkikis atau berkarat
dan sebagainya.
- Bahan yang digunakan terdiri dari berbagai jenis. Tidak hanya
satu saja melainkan lebih dari satu, dapat dua, tiga atau lebih. Semua
bergantung kepada rancangan kebutuhan dari produk kerajinan yang akan
dibuat.
- Bahan dapat terdiri dari bahan homogen, atau heterogen.
Misalnya bahan alam dengan bahan alam, bahan buatan dengan bahan buatan,
dapat pula bahan alam dengan buatan. Tidak terjadi perubahan fisik pada
salah satu bahan yang digabungkan, misalnya terjadi lelehan setelah
direkatkan dan sebagainya.
- Masing-masing bahan memiliki karakteristik sendiri yang
saling mendukung terwujudnya keindahan (estetika) dari sebuah produk
kerajinan yang dibuat.
- Penggabungan bahan yang dilakukan harus dapat menyatu dengan
bahan lainnya, sehingga terjadi kesatuan dan harmonisasi.
Kerajinan berbasis media campuran dengan penciptaan bentuk baru
diperlukan pembuatan rancangan yang tepat. Rancangan yang dibuat juga harus
mempertimbangkan bentuk yang seperti apa yang diinginkan pada produk kerajinan
yang akan dibuat. Di bawah ini beberapa petunjuk sebelum melakukan perancangan
produk, agar tercipta bentuk produk kerajinan berbasis media campuran yang unik
dan artistik.
1.
Menyederhanakan Bentuk dengan Mengurangi atau Menambah Bentuk Produk Kerajinan
Berbasis Media Campuran (Stilasi)
Melakukan strategi perubahan dengan menyederhanakan bentuk produk kerajinan
dilakukan dengan melakukan pengamatan pada produk asal sebagai obyek perubahan,
yang dilakukan adalah mengurangi bentuknya yang dirasa berlebihan atau
dengan cara menambah bentuknya jika dirasa kurang menarik. Dengan demikian
diharapkan produk kerajinan berbasis media campuran yang dihasilkan menjadi
bentuk yang sangat artistik. Menyederhanakan bentuk dengan cara mengurangi atau
menambah bentuk, prinsip yang harus dilakukan dalam tahap perancangan adalah
sebagai berikut:
- Pesan eksplisit pada produk harus jelas, apakah sebagai
produk fungsional ataukah sebagai produk hias,
- Pesan yang bersifat implisit pun harus diperhatikan, apakah
produk kerajinan membawa pesan infomatif atau prestige,
- Bahan yang tersedia sejak awal dapat menjadi modal perancangan
produk kerajinan, namun dapat pula bahan yang dibutuhkan disiapkan setelah
perancangan,
- Produk kerajinan sebagai materi asal untuk dilakukan
penyederhanaan bentuk harus disiapkan, apakah bentuknya gambar ataupun
bentuk langsung,
- Perhatikan penghematan bahan, agar produksi dapat dilakukan
sebanyak mungkin dengan berbagai bentuk rancangan.
Dalam berkarya kerajinan banyak hal bisa dilakukan. Jika kesulitan
ide atau gagasan yang banyak orang lakukan adalah menyederhanakan bentuknya
dengan cara mengurangi atau menambah bentuk dari produk asal agar lebih menarik
perhatian pembeli. Perilaku demikian masih disebut kreatif, karena hasilnya
adalah penciptaan bentuk baru yang berbeda dari contoh aslinya. Lakukan
pembuatan rancangan dalam menyederhanakan bentuk sebanyak banyaknya hingga
didapatkan bentuk kerajinan berbasis media campuran yang unik dan artistik.
2.
Merubah Bentuk Produk Kerajinan Berbasis Media Campuran (Deformasi)
Manusia sebagai insan senantiasa mendambakan kehidupan yang humanis, suatu kehidupan
yang laras, menyenangkan lahir dan batin. Manusia dengan segala
pengalamannya akan selalu mendahulukan kebahagiaan dan kenyamanan.Untuk
beberapa orang kebahagiaan itu menjadi dambaan dan akan sangat sadar bahwa tiap
orang berhak atas kebahagiaan itu. Disepanjang perjalanan sejarah peradaban
itu, manusia memperlihatkan ketergantungannya pada kebendaan. Bagai daun dan
tangkainya, bahwa keduanya tak dapat dipisahkan, bahkan keduanya merupakan
perpaduan yang erat dan sulit untuk diabaikan. Pertalian yang erat ini
terkadang ditandai dengan latar belakang budaya. Maka sangat beralasan jika
dalam memenuhi kebendaan, manusia berkaitan erat dengan tujuan agar dapat
menjamin tingkat kepuasan pemakainya.
Demikian pula terhadap strategi perubahan bentuk untuk produk kerajinan.
Tentunya hal mendasar di atas sangat mempengaruhi terbentuknya rancangan baru
yang mengarah kepada tingkat kepuasan manusia itu sendiri. Selain dengan cara
menyederhanakan bentuk, kerajinan berbasis media
campuran dapat pula dilakukan dengan menggunakan cara merubah bentuk hingga
menjadi bentuk yang benar-benar baru. Hal ini sejalan dengan keinginan manusia
yang mengarah kepada tujuan jangka panjang. Deformasi diartikan sebagai
perubahan bentuk yang terjadi secara permanen. Perubahan bentuk ini harus
diimbangi dengan pengetahuan tetang obyek atau produk asalnya, agar perubahan
yang diharapkan dapat terlihat dengan maksimal.
Jenis dan Karakteristik
Kerajinan Berbasis Media Campuran
Bahan yang digunakan sebagai bahan dasar untuk kerajinan berbasis
media campuran sangat beragam bergantung pada sumber daya alam dari masing
masing daerah. Jenis bahan alam yang dapat digunakan adalah ; kayu, batu,
logam, keramik, kulit, serat, dan sebagainya, sedangkan jenis bahan buatan yang
dapat digunakan adalah; plastik, gips, fiberglass, dan sebagainya.
Karaktersitik setiap bahan tentu berbeda satu sama lain. Sebelum
dibuat sebagai karya kerajinan yang akan dipadukan, maka kita harus memahami
sifat dari masing-masing bahan yang akan kita buat. Seperti logam, beberapa
logam memiliki sifat mudah berkarat, sebaiknya sebelum digunakan logam harus
diolah dahulu agar tidak merugikan atau merusak bahan lainnya. Keramik yang
terbuat dari tanah liat juga memiliki sifat mudah pecah, tentunya jenis bahan
ini harus dipadukan dengan sangat hati-hati menggunakan bahan yang tidak
merusak wujudnya, seperti kain atau jenis kertas sehingga bentuk keramik akan
terjaga. Berikut ini beberapa bahan dasar dan bahan paduannya yang dapat
dikatakan cocok atau padu, untuk dijadikan bahan campuran dalam produk
kerajinan.
1. Batu
Batu terdiri dari batu permata atau batu mulia dan juga ada batu
akik. Batu permata mempunyai nama dari mulai huruf a sampai huruf z yang
diklasifikasikan menurut kekerasannya yang dikenal dengan Skala Mohs dari 1
sampai 10. Permata yang paling diminati di dunia adalah yang berkristal (selain
jenis batu mulia seperti Berlian, Zamrud, Ruby dan Safi r), batu-batu akik jenis anggur seperti biru langit,
bungur atau kecubung yang berasal dari Tanjung Bintang, Lampung, saat ini
banyak diburu oleh para kolektor karena kualitas kristalnya.
Aneka bentuk, tekstur, dan warna batu yang menarik dapat dipadukan dengan
berbagai bahan lainnya seperti kayu, logam, dan lainnya. Berikut hasil produk
dari paduan bahan dasar batu.
2. Logam
Logam banyak jenisnya, seperti perak, emas, perunggu, besi, dan
titanium. Namun perak paling sering dipadukan sebagai kerajinan berbasis media
campuran, selain harganya terjangkau juga lebih diminati dengan berbagai bentuk
penampilan. Logam dapat dipadukan dengan berbagai bahan lainnya seperti kayu,
kerang, batu, dan lainnya.
Proses pengecatan atau plating pada logam biasanya merupakan langkah-langkah
terbaik untuk mencegah korosi. Berikut hasil produk dari paduan bahan dasar
batu.
3. Plastik
Plastik banyak jenisnya, seperti botol, kantong, gelas, perabot
dapur, perabot rumah tangga dan lainnya. Namun botol paling sering dipadukan
sebagai kerajinan berbasis media campuran, selain memiliki permukaan yang cukup
keras juga lebih diminati karena mudah dibentuk. Plastik memiliki sifat ada
yang dapat didaur ulang dengan pemanasan kembali seperti plastik botol dan
kantong, ada juga yang tidak dapat didaur ulang, contohnya resin. Plastik dapat
dipadukan dengan berbagai bahan lainnya seperti logam, kain, dan lainnya. Berikut hasil produk dari paduan
bahan dasar plastik.
4.
Kayu
Kayu adalah bagian batang atau cabang serta ranting tumbuhan yang
mengeras karena mengalami lignifikasi(pengayuan). Kayu digunakan untuk berbagai
keperluan, mulai dari memasak, membuat perabot (meja, kursi), bahan bangunan
(pintu, jendela, rangka atap), bahan kertas, dan banyak lagi. Kayu juga dapat
dimanfaatkan sebagai hiasan-hiasan rumah tangga dan sebagainya. Kayu juga
banyak jenisnya, seperti kayu jati, meranti, nangka, jati landa, kayu hitam,
dan sebagainya. Sumber daya masing-masing daerah berbeda. Beberapa jenis kayu
dipilih karena bersifat kedap air, isolator, dan mudah dibentuk. Kayu dapat
dipadukan dengan berbagai bahan lainnya seperti logam, kaca dan lainnya. Berikut
hasil produk dari paduan bahan dasar kayu.
5. Keramik
Keramik berasal dari tanah liat. Keramik memiliki disiplin ilmu
tersendiri maka kerajinan yang berasal dari tanah liat secara familiar disebut
dengan keramik. Umumnya senyawa keramik lebih stabil dalam lingkungan. Bahan
baku keramik yang umum dipakai adalah feldspar, ball clay, kwarsa, kaolin, dan
air. Sifat keramik sangat ditentukan oleh struktur kristal, komposisi kimia,
dan mineral bawaan tanahnya. Karena sifat keramik rapuh dan mudah pecah maka
keramik dapat dipadukan dengan berbagai bahan lain yang bersifat lembut atau
ringan, tidak merusak, seperti kain, rotan, kertas atau karton dan lainnya.
Berikut hasil produk dari paduan bahan dasar keramik.
Berikut adalah contoh kerajinan yang adalah berbasis media campuran:
a.
GANTUNGAN KUNCI
bahan utama besi namun dipadukan dengan plastik atau kain pada
hiasannya.
b.
PIGURA LOGAM
bagian bingkai terbuat dari logam namun penahan gambar/foto dari
kayu atau kertas keras.
c.
KALUNG BATU MULIA
bahan utama batu adapun yang berfungsi merangkai kalung adalah
rantai besi atau tali benang.
Sekian postingan tentang Kerajinan berbasis media campuran, semoga artikel ini bisa menambah wawasan kerajinan dan prakarya, serta dapat meningkat kreatifitas kita semua. sekian terima kasih !!
Komentar
Posting Komentar