Langsung ke konten utama

Pertemuan 1 | KERAJINAN BAHAN LUNAK

 KERAJINAN BAHAN LUNAK

 

Prinsip Kerajinan Bahan Lunak

Pada praktiknya kerajinan dibuat dengan mempertimbangkan wilayah kerja dengan beberapa prinsip berikut.

1.    Keterampilan Tangan

2.    Keterampilan Teknik

3.    Kedaerahan/Tradisional

Secara umum jenis karya ini dapat dipilah menurut manfaatnya, sebagai berikut.

1.    Kelengkapan Busana

2.    Kelengkapan Suatu Benda

3.    Kelengkapan Rumah/Bangunan

4.    Kelengkapan Keperluan Ritual/Upacara Adat

Berdasarkan prinsip kebermanfaatan di atas maka kerajinan bahan lunak dapat dikategorikan sebagai produk-produk berikut.

1.    Menambah keindahan

2.    Memberi penekanan atau kekhasan pada suatu benda

3.    Menjadi persyaratan pemakaian

4.    Merupakan pertanda atau symbol

5.    Dibuat khusus sesuai benda aslinya (duplikasi)

6.    Sebagai bagian dari karya seni

 

Jenis dan Karakteristik Kerajinan Bahan Lunak

Bahan Lunak Alam

1.    Tanah Liat

2.    Kulit

3.    Getah Nyatu

4.    Flour Clay

 

Bahan Lunak Buatan

1.    Polymer Clay dan Plastisin

2.    Fiberglass

3.    Lilin dan Parafin

4.    Gips

5.    Sabun

 

Proses Produksi Kerajinan Bahan Lunak

Adapun syarat-syarat perancangan benda kerajinan sebagai berikut.

1.    Kegunaan (Utility)

2.    Kenyamanan (Comfortable)

3.    Keluwesan (Flexibility)

4.    Keamanan (Safety)

5.    Keindahan (Aestetic)

 

 

1. Kerajinan Bahan Lunak Alam

Kerajinan Keramik

a. Bahan Produksi Pembuatan Kerajinan Keramik

Tanah liat

b. Alat Produksi Pembuatan Kerajinan Keramik

Butsir, kawat/benang pemotong tanah, spon, rol kayu, alat putar kaki, alat putar tangan, dan tungku pembakaran. 

c. Produk Pembuatan Kerajinan Keramik

Produk kerajinan bahan tanah liat; a. cangkir dan vas, b. botol, c. teko, d. vas hias, dan e. hewan lucu.

d. Proses Pembuatan Kerajinan Keramik

1.    Teknik Pijit Tekan (Pinch)

2.    Teknik Pilin (Coil)

3.    Teknik Lempengan (Slab): (1) Bentuk silinder, (2) Bentuk persegi

4.    Teknik Cetak: (1) Teknik cetak tekan (press), (2) Teknik cetak cor

5.    Teknik Putar

Kerajinan Kulit

1.    Bahan Pembuatan Kerajinan Kulit; Kulit tersamak yang berasal dari hewan seperti domba, sapi, dan kerbau.

2.    Alat Pembuatan Kerajinan Kulit; Pahat khusus kulit, plong (pembolong kulit), mesin jahit, gunting, dan jarum jahit untuk kulit

3.    Produk Kerajinan Kulit; a. tas, b. sepatu, dan c. gunungan wayang kulit.

4.    Proses Pembuatan Kerajinan kulit

·         Kulit dikerok, dicuci, dan dijemur. 

·         Kulit setelah dikerok, dicuci, dan dijemur. 

·         Kulit diberi warna dasar dan ditatah dengan pahat mengikuti pola.

·         Kulit diberi warna sesuai karakter wayang kulit.

·         Wayang kulit kresna sudah siap dimainkan.

 

Kerajinan Adonan Tepung (Flour Clay)

(1) Bahan Pembuatan Kerajinan Flour Clay

Tepung terigu, tepung sagu, tepung tapioka, lem putih, pewarna makanan/cat poster/akrilik, dan semprot clear. Bahan pendukung lainnya adalah peniti bros, gantungan kunci, dan magnet.

(2) Alat Pembuatan Kerajinan Adonan Tepung

Baskom, mangkuk, sendok, spatula, gelas ukur, plastik, tripleks, dan waslap.

(3) Produk Kerajinan Adonan Tepung

Souvenir atau kenang-kenangan yang dibagikan.

(4) Proses Pembuatan Kerajinan Flour Clay

·         Semua tepung dicampur dan dilumurn air.

·         Adonan diaduk hingga kalis

·         Adonan yang sudah jadi. 

·         Tetesi warna makanan dan aduk hingga rata.

·         Adonan setelah diwarnai.

·         Bentuk adonan sesuai selera, misalnya gantungan kunci berbentuk anak-anak. Semprot clear agar kilap dan awet.

 

Kerajinan Getah Nyatu

(1) Bahan Pembuatan Kerajinan Getah Nyatu

Getah nyatu, air panas yang selalu dalam rebusan, air dingin, dan pewarna alam dari tumbuhan atau pewarna sintetis.

(2) Alat Pembuatan Kerajinan Getah Nyatu

Alas, gunting, kuas, dan sendok.

(3) Produk Kerajinan Getah Nyatu

Pengrajin didominasi bentuk perahu naga atau perahu burung tingang.

(4) Proses Kerajinan Getah Nyatu

·         Getah nyatu direbus terlebih dahulu sebelum dibentuk agar lunak dan mudah dibentuk.

·         Ambil getah nyatu dan digiling agar memperoleh ketipisan tertentu.

·         Getah yang sudah digiling direbus kembali agar lebih lunak.

·         Setelah direbus getah ditarik hingga panjang untuk memperoleh ketipisan tertentu.

Getah yang sudah tipis dapat dibentuk aneka kerajinan khas Kalimantan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENGUMUMAN KENAIKAN KELAS TAHUN AJARAN 2020/2021

Berdasarkan hasil Rapat Verifikasi Kenaikan Kelas dengan Dewan Guru pada hari Senin, tanggal 21 Juni 2021 yang berpedoman pada Kriteria Kenaikan Kelas SMP Negeri 1 Wanayasa Tahun Pelajaran 2020/2021, sebagai berikut : 1.       Menyelesaikan seluruh program pembelajaran pada semester ganjil dan genap 2.       Mengikuti kegiatan Ulangan Penilaian Tengah Semester (PTS) 3.       Mengikuti kegiatan Ulangan Penilaian Akhir Tahun   (PAT) Loading…

Kerajinan Bahan Limbah Keras

  Pengertian / Jenis / Prinsip / Contohnya Pengertian Kerajinan Bahan Limbah Keras  - Bahan limbah merupakan bahan yang sangat potensial untuk dijadikan bahan pembuatan kerajinan. Di tangan-tangan kreatif, limbah keras organik dan anorganik dapat disulap menjadi aneka kerajinan yang unik dan menarik. Oleh sebab itu, kali ini kita masih membahas bahan limbah. Limbah keras adalah limbah yang berwujud keras, padat, tidak mudah berubah bentuk, tidak mudah diolah, dan tidak mudah terurai dalam tanah. Jenis dan Karakteristik Bahan Limbah Keras Limbah keras juga terbagi menjadi dua yaitu  limbah keras organik  dan  anorganik .    1. Limbah Keras Organik / Alami Limbah Keras Organik adalah limbah yang berasal dari alam (tumbuhan dan hewan) bersifat keras, padat, dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk terurai dalam tanah.  Contohnya cangkang kerang laut, sisik ikan keras, tulang ikan, tulang hewan berkaki empat (sapi, kerbau, kambing), tempu...