Langsung ke konten utama

Pertemuan 3 | KERAJINAN BAHAN LUNAK

 

PROSES PRODUKSI KERAJINAN BAHAN LUNAK

 

 

Adapun syarat-syarat perancangan benda kerajinan sebagai berikut.

1.      Kegunaan (Utility)

2.      Kenyamanan (Comfortable)

3.      Keluwesan (Flexibility)

4.      Keamanan (Safety)

5.      Keindahan (Aestetic)

 

1. Kerajinan Bahan Lunak Alam

Kerajinan Keramik

a. Bahan Produksi Pembuatan Kerajinan Keramik

-          Tanah liat

b. Alat Produksi Pembuatan Kerajinan Keramik

-          Butsir, kawat/benang pemotong tanah, spon, rol kayu, alat putar kaki, alat putar tangan, dan tungku pembakaran. 

c. Produk Pembuatan Kerajinan Keramik

-          Produk kerajinan bahan tanah liat; a. cangkir dan vas, b. botol, c. teko, d. vas hias, dan e. hewan lucu.

d. Proses Pembuatan Kerajinan Keramik

1.      Teknik Pijit Tekan (Pinch)

2.      Teknik Pilin (Coil)

3.      Teknik Lempengan (Slab): (1) Bentuk silinder, (2) Bentuk persegi

4.      Teknik Cetak: (1) Teknik cetak tekan (press), (2) Teknik cetak cor

5.      Teknik Putar

 

Kerajinan Kulit

1.      Bahan Pembuatan Kerajinan Kulit; Kulit tersamak yang berasal dari hewan seperti domba, sapi, dan kerbau.

2.      Alat Pembuatan Kerajinan Kulit; Pahat khusus kulit, plong (pembolong kulit), mesin jahit, gunting, dan jarum jahit untuk kulit

3.      Produk Kerajinan Kulit; a. tas, b. sepatu, dan c. gunungan wayang kulit.

4.      Proses Pembuatan Kerajinan kulit

·         Kulit dikerok, dicuci, dan dijemur.

·         Kulit setelah dikerok, dicuci, dan dijemur.

·         Kulit diberi warna dasar dan ditatah dengan pahat mengikuti pola.

·         Kulit diberi warna sesuai karakter wayang kulit.

·         Wayang kulit kresna sudah siap dimainkan.

 

Kerajinan Adonan Tepung (Flour Clay)

(1) Bahan Pembuatan Kerajinan Flour Clay

Tepung terigu, tepung sagu, tepung tapioka, lem putih, pewarna makanan/cat poster/akrilik, dan semprot clear. Bahan pendukung lainnya adalah peniti bros, gantungan kunci, dan magnet.

 

(2) Alat Pembuatan Kerajinan Adonan Tepung

Baskom, mangkuk, sendok, spatula, gelas ukur, plastik, tripleks, dan waslap.

 

(3) Produk Kerajinan Adonan Tepung

Souvenir atau kenang-kenangan yang dibagikan.

 

(4) Proses Pembuatan Kerajinan Flour Clay

·         Semua tepung dicampur dan dilumurn air.

·         Adonan diaduk hingga kalis

·         Adonan yang sudah jadi.

·         Tetesi warna makanan dan aduk hingga rata.

·         Adonan setelah diwarnai.

·         Bentuk adonan sesuai selera, misalnya gantungan kunci berbentuk anak-anak. Semprot clear agar kilap dan awet.

 

Kerajinan Getah Nyatu

(1) Bahan Pembuatan Kerajinan Getah Nyatu

Getah nyatu, air panas yang selalu dalam rebusan, air dingin, dan pewarna alam dari tumbuhan atau pewarna sintetis.

 

(2) Alat Pembuatan Kerajinan Getah Nyatu

Alas, gunting, kuas, dan sendok.

 

(3) Produk Kerajinan Getah Nyatu

Pengrajin didominasi bentuk perahu naga atau perahu burung tingang.

(4) Proses Kerajinan Getah Nyatu

·         Getah nyatu direbus terlebih dahulu sebelum dibentuk agar lunak dan mudah dibentuk.

·         Ambil getah nyatu dan digiling agar memperoleh ketipisan tertentu.

·         Getah yang sudah digiling direbus kembali agar lebih lunak.

·         Setelah direbus getah ditarik hingga panjang untuk memperoleh ketipisan tertentu.

·         Getah yang sudah tipis dapat dibentuk aneka kerajinan khas Kalimantan.

 

2. Kerajinan Bahan Lunak Buatan

Kerajinan Lilin

(1) Bahan Pembuatan Kerajinan Lilin

Lilin lebah, lilin batang, parafin, plastisin, silikon, serta katalis untuk cetakan.

 

(2) Alat Pembuatan Kerajinan Lilin

Cetakan yang sudah siap pakai, panci, kompor, pengaduk, dan sendok.

 

(3) Produk Kerajinan dari Lilin

Mulai membentuk lilin hias yang merupakan duplikasi dari berbagai bentuk makanan, seperti burger, es krim, pizza, mie bakso, dan sate lontong. Dahulu lilin tidak memiliki aroma, sekarang aroma lilin dibuat dengan berbagai rasa.

 

(4) Proses Pembuatan Kerajinan Lilin

·         Kompor dinyalakan, masukkan lilin dan dicairkan. Masukkan tali sumbu agar kaku.

·         Letakkan tali ditengah cetakan, tuang lilin cair ke dalam cetakan.

·         Buka lilin setelah 15 menit dari cetakan aneka bentuk.

 

Kerajinan Fiberglass

(1) Bahan Pembuatan Kerajinan Fiberglass

Resin, katalis, matt fiber, cat, dan silikon resin sebagai alat cetak.

 

(2) Alat Pembuatan Kerajinan Fiberglass

Sendok, wadah mangkuk, cetakan silikon, dan gunting.

 

(3) Produk Kerajinan Fiberglass

Kerajinan hiasan atau bentuk souvenir

 

(4) Proses Pembuatan Kerajinan Fiberglass

·         Resin + katalis dicampur dengan perbandingan 20 : 1.

·         Cairan resin katalis siap dimasukkan ke dalam cetakan silikon.

·         Tunggu hingga kering, lalu fiberglass dilepas dari cetakan silikon.

 

Kerajinan Gips

(1) Bahan Pembuatan Kerajinan Gips

Bubuk gips, plastisin atau silikon, dan cat akrilik.

 

(2) Alat Pembuatan Kerajinan Gips

Mangkuk/gelas, pengaduk/sendok, cetakan plastisin, dan kaus.

 

(3) Produk Kerajinan Gips

·         Gips diaduk dengan air hinga kental.

·         Adonan gips disiram ke dalam cetakan.

·         Tunggu kurang lebih 15 menit sampai kering, cetakan dibuka.

·         Gips dijemur agar kering sempurna.

·         Gips diamplas lalu diwarnai.

 

(4) Proses Pembuatan Kerajinan Gips

·         Gips diaduk dengan air hinga kental.

·         Adonan gips disiram ke dalam cetakan.

·         Tunggu kurang lebih 15 menit sampai kering, cetakan dibuka.

·         Gips dijemur agar kering sempurna.

·         Gips diamplas lalu diwarnai.

 

Kerajinan Sabun

(1) Bahan Pembuatan Kerajinan Sabun

Sabun batangan

 

(2) Alat Pembuatan Kerajinan Sabun

Butsir, jarum/kawat, pensil, spidol, dan cetakan silikon.

 

(3) Produk Kerajinan Sabun

Pengharum atau penghias ruang.

 

(4) Proses Pembuatan Kerajinan Sabun

·         Sabun disketsa terlebih dahulu.

·         Cukil bagian dasar.

·         Beri tekstur pada bagian dasar dengan mata cukil yang berbeda

·         Sabun hias sudah jadi

 

Kerajinan Polymer Clay

(1) Bahan Pembuatan Kerajinan Polymer Clay

Polymer clay warna warni siap pakai, kotak pensil, wadah serbaguna, dan bingkai foto.

 

(2) Alat pembuatan kerajinan Polymer Clay

Alat cetak dorong, alat cetak tekan, dan alat cetak potong

 

(3) Produk Kerajinan Polymer Clay

Produk yang banyak dibuat biasanya berbentuk duplikasi dari sebuah benda.

 

(4) Proses Kerajinan Polymer Clay

·         Polymer clay dibentuk sedemikian rupa dengan tangan.

·         Buat kombinasi lain untuk menampilkan variasi bentuk.

·         Satu persatu manikmanik diberi lubang dengan kawat.

·         Panggang di atas oven untuk jenis polymer clay yang dipanaskan.

·         Ronce manik-manik menjadi gelang atau kalung sesuai selera.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENGUMUMAN KENAIKAN KELAS TAHUN AJARAN 2020/2021

Berdasarkan hasil Rapat Verifikasi Kenaikan Kelas dengan Dewan Guru pada hari Senin, tanggal 21 Juni 2021 yang berpedoman pada Kriteria Kenaikan Kelas SMP Negeri 1 Wanayasa Tahun Pelajaran 2020/2021, sebagai berikut : 1.       Menyelesaikan seluruh program pembelajaran pada semester ganjil dan genap 2.       Mengikuti kegiatan Ulangan Penilaian Tengah Semester (PTS) 3.       Mengikuti kegiatan Ulangan Penilaian Akhir Tahun   (PAT) Loading…

Kerajinan Bahan Limbah Keras

  Pengertian / Jenis / Prinsip / Contohnya Pengertian Kerajinan Bahan Limbah Keras  - Bahan limbah merupakan bahan yang sangat potensial untuk dijadikan bahan pembuatan kerajinan. Di tangan-tangan kreatif, limbah keras organik dan anorganik dapat disulap menjadi aneka kerajinan yang unik dan menarik. Oleh sebab itu, kali ini kita masih membahas bahan limbah. Limbah keras adalah limbah yang berwujud keras, padat, tidak mudah berubah bentuk, tidak mudah diolah, dan tidak mudah terurai dalam tanah. Jenis dan Karakteristik Bahan Limbah Keras Limbah keras juga terbagi menjadi dua yaitu  limbah keras organik  dan  anorganik .    1. Limbah Keras Organik / Alami Limbah Keras Organik adalah limbah yang berasal dari alam (tumbuhan dan hewan) bersifat keras, padat, dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk terurai dalam tanah.  Contohnya cangkang kerang laut, sisik ikan keras, tulang ikan, tulang hewan berkaki empat (sapi, kerbau, kambing), tempu...